rani.helmi.sagita

14 posts

Peka Kukang : Pengamatan Kukang di Hutan Kemuning, Temanggung, Jawa Tengah

Foto Tim KP3 Primata FORESTATION FKT UGM dan KSSL FKH UGM

Pada Sabtu, 2 Maret 2019 kawan-kawan KP3 Primata berkesempatan melakukan pengamatan Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) di Hutan Kemuning, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Kukang Jawa merupakan salah satu primata yang sering diburu dan dijual. Menurut IUCN Redlist status konservasi kukang Jawa saat ini adalah kritis. Selain dihadapkan dengan tantangan perburuan dan perdagangan illegal, habitatnya saat ini telah berkurang dan semakin sempit, diacu dalam website kukangku hanya tersisa 20% area yang masih layak sebagai habitat satwa tersebut. Pengamatan ini merupakan yang kedua kalinya dan kali ini kami bersama kawan dari KSSL (Kelompok Studi Satwa Liar) FKH UGM. read more

Akhir Status Kawasan Kamojang dan Papandayan

Gunung Kamojang, dikenal luas dengan nama Kawah Kamojang adalah sumber panas bumi di Jawa Barat, Indonesia. Dalam sejarahnya, dikenal sebagai gunung berapi yang bernama Gunung Guntur, tetapi kawah ini dikelompokkan dalam gunung berapi aktif karena aktivitas panas bumi. Beragam satwa hidup di Kamojang, antara lain Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) dan Macan Tutul Jawa (Panthera pardus melas). Begitu pula dengan flora seperti Jamuju (Podocarpus imbricatus), Puspa (Schima wallichii), dan Pasang (Quercus sp). read more

2019: El Nino dan Dampaknya di Indonesia

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi El-Nino akan terjadi tahun ini dalam tingkatan rendah hingga moderat. Prediksi ini diperkuat dari berbagai lembaga internasional seperti International Research Institute for Climate and Society (IRI)), National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) Amerika Serikat dan Bureau of Meteorology (BON) Australia. El Nino merupakan peristiwa menghangatnya lautan lebih dari 0,5 derajat celcius di Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang diikuti oleh perubahan sirkulasi atmosfer di atasnya berbeda dari kondisi normal. Menurut update terakhir beberapa lembaga internasional pada akhir Desember  tahun 2018, El-Nino terjadi di sepanjang Pasifik Ekuator akan berlangsung hingga Maret, April dan Mei. read more

Microhyla gadjahmadai, Katak Jenis Baru di Indonesia

Keanekaragaman hayati di Indonesia sangat beragam dan berbagai penelitian masih terus dilakukan untuk menambah keanekaragaman hayati Indonesia. Salah satunya, telah ditemukan katak jenis baru asli Indonesia. Katak ini diberi nama latin Microhyla gadjahmadai, sebagai bentuk penghormatan kepada Mahapatih Gadjah Mada yang telah menyatukan Nusantara. Katak ini merupakan salah satu jenis amfibi yang termasuk dalam marga Microhyla. Microhyla lebih dikenal dengan nama percil. Di Indonesia terdapat 10 jenis marga Microhyla yang 6 jenis diantaranya ditemukan di Sumatera. Katak ini dideskripsikan oleh mahasiswa program master Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, Vestidhia Y. Atmaja, dengan bimbingan peneliti katak Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amir Hamidy. Dua peneliti ini bisa menemukan katak jenis ini di Lampung dan Bengkuli tahun 2010. Penemuan berikutnya dilakukan dengan Eric N. Smith dari University of Texas Arlington, Amerika Serikat dalam ekspedisi bersama di Sumatera tajin 2013 hingga 2015. Saat ini, koleksi referensi jenis baru katak Microhyla gadjahmadai disimpan di Museum Zoologicum Bogoriense, Jawa Barat. Segala catatan mengenai katak jenis baru ini dipublikasikan dalam jurnal Treubia Vol. 45, Desember 2018. read more

Wacana Penutupan Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo berada di wilayah Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang didirikan pada tahun 1980 dan ditetapkan oleh UNESCO sebagai situs Warisan Alam Dunia pada tahun 1991 (Komodo National Park, 2016). Taman Nasional Komodo terdiri dari daerah darat dan laut, dan diberi mandat untuk melindungi komodo serta keanekaragaman hayati yang terdapat di dalamnya. Adanya berbagai suguhan potensi dan keunikan di Taman Nasional Komodo menimbulkan dampak pada aspek pariwisata. Tercatat jumlah pengunjung pada tahun 2017 mencapai 122.000 dan mengalami peningkatan pada tahun 2018 hingga mencapai 126.000 pengunjung antara bulan Januari-Agustus. read more