Yearly Archives: 2021

21 posts

Menengok Owa Jawa di Lereng Gunung Slamet

Penulis: Rima Maharani

Membicarakan primata, terutama di Indonesia, tak boleh ketinggalan untuk menaruh mata pada kera kecil yang kerap disebut owa. Dari total 20 spesies owa di dunia, 7 di antaranya ada di Indonesia yaitu owa bilou (Hylobates klossi), owa jawa (Hylobates moloch), uwa ungko (Hylobates agilis), owa jenggot putih (Hylobates albibarbis), owa kalawat (Hylobates muelleri), owa serudung (Hylobates lar), dan siamang (Symphalangus syndactylus). Dalam dunia internasional, primata yang populasinya terus berkurang ini dinamai “gibbon”. Atensi atas pelestarian owa terbilang cukup besar, bahkan ditetapkan International Gibbon Day setiap 24 Oktober. read more

Raja Ampat: Surga Bawah Laut Dunia

Penulis : Wahyu Eka

Berbicara tentang Raja Ampat, pasti yang akan terlintas adalah pemandangan dan wisata bahari yang disajikan di lokasi tersebut. Tetapi tahukah kalian bahwa Raja Ampat masuk dalam salah satu perairan indah dunia yang disetarakan dengan Maladewa, Laut Tengah bahkan Kepulauan Fiji. Selain itu, Raja Ampat diakui sebagai perairan nomor satu di dunia yang memiliki flora fauna perairan terlengkap di dunia. Sebelum menjelaskan terlalu jauh, mari kita mengenal terlebih dahulu Raja Ampat. read more

Kembalinya Kura-Kura Rote dari Singapura

Penulis : Fabian Ayu

Pulau Rote merupakan salah satu pulau di Kepulauan Rote, Nusa Tenggara Timur dengan luas 97.854 Ha. Pulau Rote ini memiliki banyak potensi dari berbagai aspek seperti budaya, wisata, dan juga satwa. Salah satu satwa endemik yang juga menjadi ikon bagi Pulau Rote adalah kura-kura rote (Chelodina mccordi) yang dalam bahasa Rote disebut dengan  Keaoe atau Nggoa. Kura-kura rote ini merupakan salah satu dari 32 spesies kura-kura di Indonesia yang masuk dalam daftar 25 kura-kura paling langka di dunia (Turtle Conservation Coalition, 2018). read more

Vetiver Grass Tech: Solusi Mitigasi Tanah Longsor di Dusun Magirejo, Ngalang, Gunungkidul

Oleh : Tim VGT

Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, warga Dusun Magirejo selalu dibayang-bayangi wasa cemas terhadap tanah longsor setiap musim hujan dan harus mengeluarkan dana dan waktu untuk mengatasi kerusakan akibat tanah longsor.

Dusun Magirejo terletak diantara lereng-lereng curam dan berbukit, pemukiman penduduk berjajar rapat dan berundak-undak memenuhi lereng. Dusun yang berada di Desa Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Gunungkidul ini kerap diterjang tanah longsor ketika musim penghujan tiba. “Telah terjadi 9 kali longsor dalam kurun waktu 4 tahun terakhir” terang perangkat desa setempat. Tanah longsor telah memblokade jalan-jalan utama dan merobohkan beberapa rumah warga. Meskipun demikian, belum terdapat upaya secara intensif terkait mitigasi baik dari penduduk setempat maupun perangkat pemerintah bersangkutan. read more

Restorasi Terumbu Karang Lewotobi

Flores Timur merupakan salah satu wilayah di Nusa Tenggara Timur dengan luas wilayah perairannya 70% lebih luas dari wilayah daratan. Luas wilayah perairan yang tinggi ini didukung dengan potensi sumber daya laut yang sangat menjanjikan, salah satunya adalah dari aspek terumbu karangnya. Menurut Deputi Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Kementerian Bappenas, Arifin Rudiyanto (2020) mengatakan bahwa total terumbu karang yang ada di Indonesia sebanyak 30% persen dalam kondisi baik, 37% dalam kondisi cukup baik, dan sisanya dalam kondisi rusak. Salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian terumbu karang di Flores Timur adalah dengan membentuk Suaka Alam Perairan (SAP) Flores Timur melalui Surat Keputusan Bupati No.4 Tahun 2014 seluas 150.000 hektar. read more